Rivaldo dan Bufon Siap Bela Persija Jakarta

Kesebelasan Ibukota Persija Jakarta bakal dibela 2 nama bintang belia Rivaldo Araya dan Bufon di turnamen Piala Soeratin U-17 2019. 2 nama wonderkid ini jadi kepingan dari tim Persija U-17 di turnamen itu.

Rivaldo Araya yang beroperasi menjadi striker bakal membela sektor serang Persija U-17. Rivaldo Araya sendiri ujung tombak jebolan dari SSB Persigawa Selatan. Pada 2016 silam, dia main bareng Persigawa di turnamen Liga TopSkor U-13.

12 bulan sebelumnya, Rivaldo jua sukses mengantarkan Persigawa Selatan main pada fase semi-final Aqua Danone Nations Cup (Aqua DNC) regional Jakarta. Bareng Reinhard Jeremia di sektor serang, tim Persija Muda menjadi salah 1 kesebelasan yang lumayan mematikan di Piala Soeratin U-17 2019.

Di sisi lain, Bufon sebagaimana dilansir dari @Persija Muda, Minggu (1/9) jua jadi salah satu bagian dari Persija Muda bareng beberapa penjaga gawang muda lain.

Bufon bakal bertarung dengan 3 penjaga gawang lain untuk mengisi pos penjaga gawang inti Persija Muda. 3 penjaga gawang lain yang membela Persija Muda di turnamen Piala Soeratin U-17 2019 di antaranya Muhammad Fadli Alin, Muhamad Rizza Pahluvi, dan Muhammad Rayhan

Turnamen Piala Soeratin U-17 2019 direncanakan bakal bergulir pada September 2019. Beberapa kesebelasan dari daerah lainnya telah bersiap untuk dapat main penuh di turnamen ini.

Tammy Abraham Ragu Memilih Chelsea Atau Aston Villa

Ujung tombak Inggris, Tammy Abraham, berniat berlaga di tim kunci Chelsea kompetisi musim berikutnya Meskipun begitu, dia jua membuka kesempatan balik lagi ditransfer sebagai pemain pinjaman menuju Aston Villa.

Abraham musim kemarin dipindahkan berstatus pinjaman Chelsea menuju Villa. Dia lantas menyarangkan 26 goal dari 42 penampilan di semua turnamen untuk yang menghantarkan Villa naik kasta menuju Liga Inggris. Sekarang, waktu peminjamannya sudah usai.

Tapi, Abraham tidak menutup kesempatan merapat dengan Villa dengan cara permanen. Lebih lanjut, dia jua tengah menyimpan hasrat bisa berlaga di tim kunci The Blues kompetisi musim berikutnya.

“Anda tak sekalipun dapat menyatakan ‘Tidak pernah’. Chelsea tentu adalah tim yang sudah saya ikuti semenjak kecil, hingga tujuannya merupakan untuk coba dan berbuat terobosan di sana. Menurut yang saya ucapkan, Kamu tak sudah dapat menyatakan ‘Tidak pernah’. Kita bakal menyaksikan bagaimana kondisinya, ” tutur Abraham di Soccerway.

Chelsea dan Villa bakal bentrok pada pertandingan pertama Liga Inggris kampanye musim selanjutnya. Abraham juga telah tidak sabar menantikan pertandingan ini.

“Aku memandang ke 2 kesebelasan dan amat bersemangat. Girang menyaksikan Aston Villa di Liga Premier dan saya tetap mengikuti mereka di media sosial. Saya jua terus memperhatikan mereka, ” Abraham melanjutkan.

Abraham sendiri sekarang tengah sibuk bareng Tim nasional Inggris U-21 yang bakal tampil dalam Piala Eropa U-21.

Gary Neville: Manchester United Memalukan

Legenda Manchester United, Gary Neville, sebal menyaksikan penampilan Paul Pogba cs kala babak belur di kamp Everton.

“Jujur saja, aku amat merasa sakit hati. Pemain-pemain ini betul-betul mempertaruhkan kepala mereka. Everton berlari 4 kilometer lebih jauh pada babak ke 1, ” tutur Neville di Soccerway.

“Pemain Manchester United, jujur, amat memalukan melihat sejumlah dari mereka. Aku betul-betul merasa sakit hati. Optimisme maksimal pada Ole Gunnar Solskjaer untuk berbuat apakah yang butuh ia kerjakan, namun ada masalah raksasa dan penampilan bintang memalukan. ”

Manchester United kalah 0-4 di tangan Everton pada lanjutan laga Liga Inggris di Goodison Park, Minggu (21/4/2019) malam WIB. Di partai ini, goal tuan rumah dilesakkan Richarlison (13′), Gylfi Sigurdsson (28′), Lucas Digne (56′) dan Theo Walcott (64′).

Performa United amat jelek di pertandingan ini. Setan Merah malahan cuma melepas 1 tendangan menuju arah gawang selama Waktu normal.

“Jika mereka tak berlatih dan tak memiliki tingkah laku untuk berlari dengan seragam ini, singkirkan saja mereka. Aku tak menolak menerima kekalahan di dalam laga, aku tak menolak mereka kemasukan goal, namun Kamu tak diperkenankan menjatuhkan standar kerja tim, ” tutur Neville.

Karena hasil negatif ini, Manchester United terpaku di tempat 6 klasemen. Setan Merah terpaut 2 poin dari Arsenal di tempat 4 (batas penghujung Liga Champions).

Pasukan Muda Tim Nasional Italia Buat Verratti Bersemangat

Kebijakan manajer tim nasional Italia, Roberto Mancini guna memanggil sejumlah bintang belia mulai memperlihatkan pencapaian. Marco Verratti, pemain berposisi gelandang Azzurri, mengapresiasi langkah itu. Dia jua berpikir armada muda Azzurri ada pada jalur yang ideal.

Di dalam 2 laga kualifikasi Piala Eropa 2020, Mancini memberi peluang pada bintang-bintang muda Italia guna melakoni debut. Sebut saja Nicolo Zaniolo serta Gianluca Mancini. Nama lainnya yang sedang melebarkan sayap usai Mancini mendapat tampuk kepelatihan tim nasional Italia ialah Moise Kean yang terus menyarangkan goal di dalam 2 laga terbaru.

“Kami merupakan armada muda, namun kami ada pada jalur yang benar, ” tutur Marco Verratti diberitakan Football5star melalui Rai Sport.

Menanggapi 2 kemenangan berturut-turut tim nasional Italia pada 2 laga pertama Kualifikasi Piala Eropa 2020, Verratti tidak dapat menutupi rasa bahagianya. Untuknya, haram buat Azzurri guna kehilangan angka kala berlaga di kandang sendiri.

“Ini merupakan 2 laga yang sukar, khususnya lantaran kami tak dapat kehilangan angka pada 2 laga perdana di markas sendiri. Kami jua memperlihatkan 2 laga yang amat baik serta kami bahagia dengan hasilnya. ”

Usai tidak berhasil menuju ke babak final Piala Dunia 2018, Italia sedang berupaya keras membangun kembali keyakinan diri mereka. Apalagi pada semua fans Azzurri yang marah berat usai tidak berhasil melaju.

“Kami menyatakan pada diri kami sendiri usai kehilangan Piala Dunia 2018 jika hal awal yang perlu kami kerjakan ialah melahirkan lagi ikatan bersama semua fans. Kami mesti membangun kembali antusiasme mereka kepadaAzzurri serta membentuknya jadi kesebelasan yang didukung semua orang. ”

Mendy Ungkap Sistem Kerja BIelsa Sepanjang Melatih

Sudah diasuh oleh Marcelo Bielsa sepanjang satu musim membikin Benjamin Mendy paham betul sistem kerja lelaki yang sekarang menangani Leeds United tersebut. Dengan cara tak langsung, punggawa Manchester City itu menyatakan Bielsa menjadi juru tak-tik yang amat keras.

Pendapat Mendy itu lumayan beralasan. Lewat julukannya saja, terbayangkan bagaimana cara kerja Bielsa. Buat diketahui, dia disebut menjadi “El Loco” ataupun “Si Gila”. Satu dari sekian banyak kegilaan yang diterapkan lelaki dari Argentina itu selama ini ialah ia tak segan-segan mengeluarkan stafnya jika berbuat kesalahan.

“Mengenai stafnya, apabila dia menyatakan jika Kamu mesti menaruh Cone di jarak 10 meter serta Kamu menempatkannya di jarak 11 meter, Kamu bakal dikeluarkan melalui kesebelasan di pertandingan berikutnya. Seluruh stafnya mesti kerja dengan bagus selama sepekan buat tetap ada di dalam kesebelasan,” tutur Mendy pada Canal Plus.

Mendy serta Bielsa sama-sama ada di Olympique Marseille dari 2014 sampai 2015. Di tahun perdana kerja sama mereka berdua, pemain bertahan sebelah kiri itu mengatakan jika sang juru tak-tik tak membawa serta asistennya di dalam satu pertandingan persahabatan.

“Pertandingan perdana kami kampanye musim ini merupakan saat melakukan laga friendly serta kami cuma pergi bersama dokter kesebelasan. Ia malahan tak berbicara dengan bahasa Prancis serta tak mengajak asistennya sebab melakukan kesalahan kala pelatihan,” dia melanjutkan.

“Mereka melakukan kekeliruan yang tak perlu serta juru tak-tik menghukumnya. Aku pikir ia orang yang amat disiplin namun juga keras terhadap semua detil kesebelasannya,” pungkasnya.

Makna Tato Jermain Defoe untuk Mendiang Bradley Lowery

Jermain Defoe belum lama ini mentato tangannya menjadi bentuk dedikasi guna mendiang Bradley Lowery, seorang fans Sunderland.

Bradley Lowery merupakan salah satu anak yang meninggal di usia enam tahun serta jadi pusat atensi warga Inggris sebab mengidap kanker beringas. Pada awalnya, Bradley Lowery sudah divonis hidupnya takkan tinggal sampai Desember 2016.

Namun begitu, Bradley Lowery bisa dibuktikan lumayan hebat menghadapi kanker sampai pada akhirnya mengembuskan napas terbaru di Juli 2017.

Laporan meninggalnya Bradley Lowery jadi sorotan publik sebab dia amat hampir bersama tim Sunderland serta bekas striker tim nasional Inggris, Jermain Defoe.

Morata: Chelsea Tak Bisa Halangi Hazard Pergi ke Madrid

Ujung tombak Chelsea, Alvaro Morata, mengatakan jika The Blues tidak dapat mengadang ketertarikan Eden Hazard guna menambatkan hatinya menuju Real Madrid.

Malahan di banyak masa kemarin, mantan bintang Juventus ini memandang jika dengan Real Madrid, Hazard dapat menurunkan tempat yang mana pun yang dia senangi.

“Jika Eden Hazard menyatakan ini bersama amat pasti, sesungguhnya begitulah keberadaan, ” tutur Morata pada stasiun TV Spanyol, Cuatro, dilansir BolaSport. com melalui laman Sepakbola Espana.

“Chelsea takkan dapat menghalangi itu, namun mereka bakal mendapat kontrak yang setimpal, ” kata ayah 2 anak itu.

Sementara itu, striker yang digadang-gadang jadi Fernando Morientes anyar pada Real Madrid itu memperhitungkan tidak semudah ini sang bintang memutus komitmen.

Anggapannya, leader Belgia ini mungkin tinggal menyusul kesepakatan kontraknya baru bakal berakhir di 30 Juni 2020 yang akan datang.

“Ia takkan memaksakan diri guna angkat kaki. Hazard tengah terikat kesepakatan kontrak, serta tim bakal mendapat kontrak yang baik, ” terangnya.